Jika diperbandingkan antara OpenSSH dengan Dropbear menurut pendapat banyak orang juga memang mereka bilang dropbear jauh lebih ringan. Itulah sebabnya banyak diantara kita yang memakai SSH dropbear.
Maka dari itu berikut ini akan kita bahas Pada kesempatan kali ini tutor cara install dropbear di Debian atau Ubuntu, sebab Ubuntu memang merupakan turunan dari Debian, maka dari itu perintah-perintah yang sering digunakan juga tidak jauh berbeda.
Langkah Cara Intall Dropbear Di Debian atau Ubuntu disini yang saya gunakan Debian 7 32bit
Pertama ketik command, login dengan user root, bisa lewat putty atau fasilitas consule lainya, jika kita pakai putty untuk mempermudah copy paste langsung dengan cukup klik kanan pada putty maka yang kita copy dari komputer atau notepad akan ter Paste.
apt-get updatelalu
apt-get install dropbearSetelahnya kita masuk configurasi settingan port ketik
nano /etc/default/dropbearapabila belum terpasang nano silahkan install dulu dengan perintah
apt-get install nanoSetelah masuk pada /etc/default/dropbear tadi kita akan melakukan setting, diantaranya yang harus kita rubah adalah
NO_START=1Pada settingan diatas No_Start kita rubah menjadi 0 , dan untuk settingan port bisa kita masukan saja port 443 pada bagian DROPBEAR_PORT
DROPBEAR_PORT=
DROPBEAR_EXTRA_ARGS=
NO_START=0Tapi apabila kita ingin menggunakan bukan hanya 1 port saja, bisa menambahkanya pada DROPBEAR_EXTRA_ARGS= isi sesuai seperti contoh diatas dengan port yang kita inginkan. Dilanjutkan setelah setingan configurasi dropbear diatas beres maka kita tinggal simpan dengan tekan CTRL+X kemudian konfirmasi penyimpanan dengan tekan Y lalu Enter untuk keluar. Dan sampai disini tinggal kita melakukan Restart dropbear dengan perintah berikut:
DROPBEAR_PORT=443
DROPBEAR_EXTRA_ARGS="-p 109 -p 143"
/etc/init.d/dropbear startAtau jika terjadi kegagalan start dengan perintah diatas maka kita jalankan dengan
service dropbear restartJika SSH dropbear yang kita instal sukses start dan berjalan, maka akan bisa diakses melalui port yang sudah kita masukan tadi yaitu port 443 atau port lain yang kita setting, tapi umumnya yang suportnya bagu kita sering pakai port 443 saja sebagai port default dropbear yang kita install.
Demikian cara sederhana ini yaitu tentang cara mudah install dropbear di VPS Debian atau Ubuntu, yang sangan simple juga mudah kita lakukan dengan perintah diatas maka kita sudah dapat menginstalkan dropbear pada vps yang kita punya, baik itu vps KVM maupun OpenVZ, semoga bermanfaat.

Post a Comment